Sal Paradise dan Semangat Hidup

Sal Paradise, narator novel On the Road karya Jack Kerouac, berkata begini: “The only people for me are the mad ones, the ones who are mad to live, mad to talk, mad to be saved, desirous of everything at the same time, the ones who never yawn or say a commonplace thing, but burn, burn, burn like fabulous yellow Roman candles exploding like spiders across the stars.”

Orang yang semangat.

Yang membuat saya bertanya, seberapa sering saya sesemangat itu?

Sebagai orang yang lahir dan tumbuh di kota besar, saya dituntun oleh masyarakat untuk memercayai pola pikir tertentu. Pola pikir yang tujuannya memenangi persaingan. Tidak kalah dan dipandang sebelah mata.

Jujur saja, saya secara alami bukan orang seperti itu. Saya tak peduli dengan menang-kalah, sukses-gagal, maju-mundur, atas-bawah. Saya hanya ingin hidup, bebas, dan lepas. Ditempatkan dalam keadaan itu bikin saya tidak semangat. Hidup ini seharusnya lebih besar daripada konvensi atau tata cara apa pun.

Untungnya, saya cepat-cepat menyelamatkan diri. Saya menemukan hal-hal yang bisa dilakukan di luar kerangka sempit itu. Saya traveling. Saya main musik. Saya menulis. Kadang saya jadi travel guide.

Intinya, saya semangat lagi.

Bergairah lagi.

Dan saya bukan satu-satunya.

Mantan pacar saya orang Perancis. Umurnya 24 waktu itu. Setiap tahun dia punya pola hidup yang jelas: kerja jadi waiter di restoran pada musim panas, lalu traveling, pulang dan kerja lagi pada musim panas, traveling lagi. Begitu terus.

“Aku ingin melakukan ini seumur hidup,” katanya suatu hari.

“Kamu masih muda sekarang,” balas saya. “Gimana saat kamu 40 nanti?”

“Memangnya umur 40 tidak boleh traveling?”

Saya suka cara berpikir semacam itu. Kita butuh lebih banyak spirit seperti itu di dunia. Kita tidak butuh segala bullshit kota besar. Kita tidak butuh lebih banyak orang yang serakah dan ingin mendominasi, apalagi mengeksploitasi.

Mantan pacar saya itu, dia bisa bilang begini: “I’m so happy.”

“Why?”

“Life. It’s wonderful!”

Dan dia benar: hidup memang menakjubkan.

 

*Tulisan ini dimuat di situs Plotpoint Publishing

Advertisements

2 thoughts on “Sal Paradise dan Semangat Hidup

  1. ya ya orang yang bahagia cenderung lebih sederhana memandang hidup ini, menang-kalah dan segala hal yg bertentangan-apapun-tak bakal habis-habis kalau mengikuti arusnya. Bikin arus sendiri, itu menarik. Kata siapa? Kata saya, tentu haha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s